review: wardah-facial wash...

selamat malam ini post yang ke 3 *maklum kejar setoran atau kemarin low sekali pengunjungnya ..hari ini saya akan membahas tentang facial wash dari brand wardah. Tapi bukan whitening series yang basic series. perbedaan whitening dan basic series: kalau whitening buat mencerahkan kulit   kalau basic rangkaian perawatan wajah dasar.

Fungsi produk ini:
Untuk semua jenis kulit. Dengan mild surfactant dan ph balance, membantu membersihkan wajah hingga ke pori-pori.Non soap formula, tidak membuat wajah kering....


 
  Kemasan: Biasa aja. hampir semua basic series itu sama yang produknya desainnya hampir semuanya sama.
Scent: Hampir mirip /setipe sama  wardah intensive night cream.

Ingredient: water, sodium laurethsulfate,sodium lauryl sarcosinate,glycerin,peg-3 distearate,hydroxyethylcellulose,cocamidopropyl betaine, propylene gylcol,DMDM hydantoin,sodium chloride,fragrance,citric acid............

jadi kesimpulan diatas ini apa ? free paraben.....

cocok: ya, cocok tidak ada masalah sama sekali di kulit saya dan tidak menimbulkan gatal-gatal atau panas atau menimbulkan  jerawat dan satu lagi tidak membuat kulit saya menjadi tambah kering*tipe kulit saya kering.

repucharse:maybe,soalnya saya pakai yang whitening series.
harga 11.000-12.000
where to buy: counter wardah,carefour,hypermart, dan toko kosmetik

disclaimers: with own money :)

PAMERAN :HAJATAN SENI RUPA-UPI

SELAMAT MALAM

hari ini saya akan memposting pameran yang diselanggarakan UPI yah saya tahu dimasyarakat umum UPI pendidikansenirupa dimata kalangan umum kalah pamor dengannya salah satu universitas senirupa dan desain* u know that, oleh karena itu ijinkanlah saya untuk memperlihatkan hasil-hasil karya dari sebagian dosen dan para leluhur senirupa UPI, yang di auditoriom upi Oh iya yang di Gspi ga keliput*lupa dan jauh bukan ketang nanjak yah tahu kan UPI kampusnya kayak gimana naik-naik gitu alias nanjak2x dan diaudiotorium ini yah cin deket ke live painting saya ikutin.................


ini dia pamfletnya.....salah ternyata bukan audiotorium tetapi gedung kebudayaan  UPI.

karya-karya mereka leluhur,dosen wanita UPI Pendidikan senirupa:

 ini yang lukisan persegi muter ini karya dosen pembimbing saya Mrs dewi sya'bani













irregulars verbs part 16


Infinitive /v.1 Preterite/v.2 Past participle/v.3 arti
spread spread spread membentang,menyebar
stand stood stood berdiri
stave staved,stove staved,stove menebuk,melubangi
steal stole stolen mencuri
stick stuck stuck menempelkan
sting stung stung menyengat
stink stank,stunk stunk berbau busuk
stride strode stridden,strid melangkah
strike struck struck,sticken memukul,mengenai
strow strowed strown,strowed menaburkan
sunburn sunburned sunburned membakar kulit dengan sinar matahari(berjemurdiri)
swear swore,sware sworn bersumpah
sweat sweat,sweated sweat,sweated berpeluh,berkeringat
sweep sweep,swept swept menyapu,menghapus
swell swelled swollen,swelled membengkak,berlagak

legenda-tangkuban perahu


sumber:

Ikapi(1997). Sangkuriang. Jakarta.PT Elex Media Komputindo.


ilustrasi:suci
ukuran: 80x80 cm
media cat akrilik dikanvas
tahun:2012
aliran expresionisme

Dikutip dari Ikapi (1997:1-19) menceritakan; Seorang Dewa yang berparas tampan dan elok, tiba di bumi tepat dikerajaan Parahyangan kemudian berubah menjadi seekor anjing jantan yang tangkas berbulu kuning kecoklatan dan sangat indah. Prabu Sungging Prabangkara yang menjadi raja di Parahyangan memeliharanya sebagai anjing kesayangan, dan diberi nama si Tumang. Sedangkan Sang Dewi, Tiba di tengah hutan belantara dan berwujud babi betina yang gemuk. Hidupnya sangat menderita dan selalu terancam bahaya. Pada suatu hari, babi hutan jelmaan Sang Dewi sangat haus. Ia keluar dari sarangnya, menuju ke mata air. Lalu mereguk air dalam tempurung sebenarnya air seni Prabu Sungging Prabangkara dari kerajaan Parahyangan.”Ajaib”, babi hutan jelmaan Sang Dewi Mengandung dan melahirkan bayi manusia. Karena merasa tidak mampu merawat bayi itu, ia meninggalkannya di tengah hutan belantara. Prabu Sungging Prabangkara, berburu diiringi para pengawalnya. Mereka menelusuri hutan lebat, namun tidak seekor binatang pun yang didapat. Prabu Sungging Prabangkara dan para pengawalnya, terkejut mendengar tangis bayi. Semantara pengawal merasa takut, karena mengira bayi siluman. Dengan sangat hati-hati, mereka melacak suara tangis bayi itu. Betapa terkejutnya, mereka melihat seorang bayi yang tergolek beralas daun kering. “Ini anugerah Dewata kepadaku”. Kata Prabu Sungging Prabangkara dengan gembira. Dengan sangat bahagia, Prabu Sungging Prabangkara membawa bayi itu ke istana. Permaisuri Prabu Sungging Prabangkara sangat bahagia, karena telah bertahun-tahun,belum dikaruniai anak. Bayi Mungil dan kecantikannya memancarkan sinar yang sangat indah itu, diberi nama Dayang Sumbi . Dayang Sumbi tumbuh dengan subur dan sehat. Semakin dewasa, kecantikannya semakin bersinar-sinar. Si Tumang jelemaan Dewa, telah menjadi sahabat  Dayang Sumbi . Pada suatu hari, Dayang Sumbi tengah menenun, tiba-tiba teropongnya terlepas dari genggamannya dan terjatuh di bawah sanggarnya. “Seandainya ada yang menolongku mengambilkan teropong itu, kalau dia laki-laki, dia akan kujadikan suamiku dan kalau perempuan, akan kuangkat menjadi saudara angkat”. Si Tumang jelmaan Dewa segera mengambilnya. “Tumang tak mungkin engkau menjadi suamiku!” seru  Dayang Sumbi . Bagaikan tidak sadar  Dayang Sumbi mengambil teropong dan dilemparkannya kearah Si Tumang. Si Tumang lari, dan dikejar  Dayang Sumbi . Betapa Terkejutnya, Si Tumang berubah menjadi seorang ksatria tampan dan gagah perkasa. Tidak lama kemudian  Dayang Sumbi mengandung. Prabu Sungging Prabangkara dan Pemaisuri malu, dan segera mengusir  Dayang Sumbi . Ia tinggal di gubuk bersama Si Tumang. Ketika saat melahirkan tiba, bayinya lahir dengan lancar dan diberi nama Sangkuriang. Sangkuriang menjadi anak yang tampan. Pada suatu hari, Dayang Sumbi ingin memakan hati menjangan. Sangkuriang menyanggupi keinginan Ibunya. “Ayo Tumang, kita berburu menjangan, biar Ibu bisa menyantap hatinya”. Kata Sangkuriang kepada Si Tumang. Ketika berada di Hutan Sangkuriang melihat seekor babi hutan yang gemuk. Si Tumang membiarkan babi hutan lolos. Sangkuriang geram, dan segera menombak Si Tumang. Hatinya diambil dan dimasak dihidangkan kepada ibunya. “Kemana Si Tumang, Sangkuriang?” Tanya  Dayang Sumbi . Sangkuriang tidak mau menceritakan apa yang telah dilakukan kepada Si Tumang.  Dayang Sumbi semakin penasaran. Akhirnya Sangkuriang berterus terang. “Jadi, hati yang kumakan itu hati Si Tumang”. Geram  Dayang Sumbi mengambil centong nasi, langsung dipukulkan tepat mengenai kening Sangkuriang, sehngga terluka. Sangkuriang pun segera meninggalkan Ibunya. Sangkuriang pun berkelana lalu menjadi anak angkat seorang petapa dan mengganti namanya menjadi Sangkalalana. Sangkalalana digembleng menjadi seorang pemuda yang gagah perkasa, sakti mandraguna dan tampan.  Sangkalalana telah lama meninggalkan kediaman sang pertapa. Ia menjadi pengelana. Pada suatu hari, ia tiba di Hutan. Tiba-tiba terdengar jeritan yang menyayat. Ternyata seorang wanita yang dikejar seekor badak ganas. Sangkalalana segera bertindak lalu diselamatkannya wanita yang diselamatkannya adalah Dayang Sumbi. Perkenalan berlanjut dan mereka saling memadu kasih. Sangkalalana meminta agar  Dayang Sumbi membersihkan rambutnya.  Dayang Sumbi segera membuka ikat kepala Sangkalalana, perhatiannya tertuju ke kening Sangkalalana, yang bernoda oleh bekas luka.  Dayang Sumbi kaget. Sangkalalana menceritakan asal-muasal noda bekas luka di keningnya. “Engkau adalah Sangkuriang, anakku!”. Kata Dayang Sumbi. Tetapi, Sangkuriang alias Sangkalalana tetap mendesak terus ingin mempersunting  Dayang Sumbi menjadi istrinya.  Dayang Sumbi mencari daya untuk menolak anaknya yang telah dikendalikan nafsu setan. “ Bendunglah Sungai Citarum, menjadi danau. Buatkan sebuah perahu yang bisa digunakan untuk berbulan madu melayari danau. Semuanya harus kau kerjakan dalam satu malam”. Kata Dayang Sumbi . Sangkuriang menyanggupi.  Dayang Sumbi memohon kepada Sang Dewata, agar terhindar dari perbuatan terkutuk itu. Sementara pembuatan danau berlangsung, dan pembuatan perahu belum selesai, fajar menyingsing sebelum waktunya. Sangkalalana segera menendang perahu, jatuh dalam keadaan terbalik. Kemudian membesar, berubah menjadi sebuah gunung berapi. Itulah Gunung Tangkuban Perahu. Atas kehendak Sang Dewata, Sangkuriang atau Sangkalalana terpeleset dan jatuh ke kawah. Tubuhnya tenggelam pelan-pelan. Pada saat itulah, ia menyadari kesalahnya, dan memohon ampun.
 



review: thefaceshop-aloevera masksheets

selamat malam

saya niat banget yah nulis dua post kerajinan =_= apa ngejar rating ya dua-duanya malam ini langsung dipost takut lupa  baru pakai masker yang versi lembaran dari thefaceshop sejujurnya menurut ku masker yang paling praktis itu yg tipe masksheets pasang terus tunggu tepuk .
masker dari lolabox edisi bulan april.

Thefaceshop pasti semua beautyblogger review produk dari thefaceshop bagus-bagus harganya juga bagus =_=.

real nature mask aloe vera
extract grounded from fresh aloe vera 1.000 mg contained
a soothing/hydrating mask sheet containing aloe extract,which  hydrates and soothes the skin with rich sense of moisturization,to provide instant care to puffy and sensitive skin.

oleh karena itu para gadis percaya dengan buaya darat karena lidah buaya sangat banyak manfaatnya=_=*krik2x garing ih..
kemasan: Hijau tua-muda yang diadaptasi dari lidah buaya itu sendiri dan penambahan font hangul dan tipe huruf arial *bener ga sih lumayan menarik.

scent: seger tapi rada nyegak  seperti bau sirup lidah buaya.

direction:
1. Pull out a sheet
2. Unfold and place a heet on a clean face after cleansing and toner stages.

3. Remove the sheet after 15-20 minutes and let the residue get absorbed deep in the skin..
result: sedikit lengket , agak gatal tapi kulit saya menjadi sangat kenyal *_*. jadi seneng pegang muka terus.

repurchase : yes, mau coba yang lain
where to buy: thefaceshop counter, online shop =_+,koreanbuys
harga:26.000  rupiah .harga counter



review:lulurmandi viva-bengkuang

 hari minggu :)

selamat sore hari ini saya akan menulis review...lulur mandi atau yang dikenal umum itu bodyscrub.  belinya sekitar bulan februari atau maret awalnya buat mama cuman dia ga suka terus daripada mubazir ya udah saya pakai aja.

Viva-lulur mandi yang edisi bengkuang mengandung bengkuang extract, licorice extract dan moisturizer untuk kulit lebih putih  dan terjaga kelembabanya

langsung review ya:
kemasan: mengambil  kombinasi warna dari buah bengkuang dan terdapat gambar bengkuang. menurut saya lumayan biasa :).
ingredient:aqua,stearic acid,polyethylene,glycerel stearate,cetyl alcohol, glycerin, mineral oil, glycyrrhiza glabra extract, propylene glycol,pachyrrhizus erosus root extract, perfume,methylparaben.propylparaben,carbomer,sodium hydroxide,BHT.

butiran:nya lumayan lembut dan kecil2x.
scent: kurang suka menurutku wanginya aneh =_+ tutup idung langsung.

kekuatan dalam membersihkan daki: harus digosok sekuat tenaga sekitar 4x 5 kali=_+.
effektif memutihkan: sedikit  :3

beli dimana:viva counter,website resmi viva

harga 10.000-12.000

disclaimers with own money


statiska-frekuensi

60
75
75
50
70
70
60
80
85
85
60
75
80
75
50
70
70
60
75
75
60
80
75
75
95
50
70
70
60
95
60
75
75
85
85
95
50
70
70
60
65
60
55
65
80
85
85
70
70
90
65
70
70
65
60
55
75
75
80
90
70
65
60
55
65
80
70
70
85
85
75
55
65
65
80
85
85
90
70
70
80
65
65
60
55
70
70
90
75
75
80
65
50
70
70
60
85
90
75
75
1.      Data statiska
Data acak dari siswa-siswi sdn xxxx mata pelajaran seni budaya yang berjumlah 100 orang.
2.      Tabel Frekuensi numerik
no
Nilai
fa
fr
1
50
5
5
2
55
5
5
3
60
14
14
4
65
11
11
5
70
21
21
6
75
17
17
7
80
9
9
8
85
10
10
9
90
5
5
10
95
3
3
Jumlah
725
100
100

3.      Rumus fr:
f
fa  /  Jumlah total      X100=
4.K:1+3.3 log n
K:1+3.3 log 100:
K:1+3.3 x2=7,6
=8
Interval k: 95-50  /8=88,75=90


4.       Frekuensi Kategorikal
1
Interval
fa
fr
2
95-88
8
8
3
87-80
24
24
4
79-72
38
38
5
71-64
35
35
6
63-56
25
25
7
55-48
10
10

Jumlah
140
140


1
Interval
fa
fr
Fka
fkr
2
95-88
8
8
8
8
3
87-80
24
24
32
32
4
79-72
38
38
70
70
5
71-64
35
35
105
105
6
63-56
25
25
130
130
7
55-48
10
10
140
140

Jumlah
140
140