Translate

Review:Acnes creamy wash

 

Selamat pagi, hari ini akum au menulis review  sebuah sabun cuci muka yang sudah aku pakai dari bulan mei sampai bulan Agustus awal.

Aku membeli produk ini gegara  lagi ada diskon dari harga 18.000 atau di shoppe 20.000 menjadi 10.000 oleh karena itu aku membelinya. Brand ini satu pabrik dengan hadalabo dan skinaqua bedanya produk ini khusus untuk masalah kulit berminyak dan berjerawat.

Kegunaan: menghilangkan minyak sebum yang berlebih dan menghilangkan kotoran yang dapat menyumbat pori pori

Anti bakteri isopropyl methyphenol melawan bakteri penyebab jerawat.

Nutrisi bagi kulit:

Diperkaya vitamin c dan e merawat kelembutan kulit tetap sehat, terasa lembut dan berseries.

Kemasan: travel friendly  jadi bisa di bawa kemana saja tanpa harus tumpah tumpah fliptop .

Aroma: wanginya memiliki aroma jeruk nipis.

Tekstur: saat aku campurkan dengan air tekturnya creamy dan mengeluarkan banyak sekali busa.

Pengalaman:

Saat aku menggunakan facial wash ini sama sekali tidak mengalami alergi ataupun gatal gatal . sudah setahun ini kulit aku terasa berminyak menurut aku  setelah dibilas menggunakan air kesannya ke kulit jadi kesat tanpa meninggalkan rasa kering di wajah.

Repurchase: yes

Where to buy:shoppe,Tokopedia,aku beli di makeupucino dijalan bengawan itu.


Halo sobat, ketemu lagi sama aku di blog Sucijewels. Kali ini aku mau cerita tentang salah satu produk skincare yang bisa dipakai untuk membantu membersihkan sel kulit mati di wajah, yaitu NPURE Licorice Bright Glow Advanced Peeling Gel.

Aku sendiri termasuk yang suka mencoba produk eksfoliasi, apalagi kalau kulit wajah sedang terasa kusam dan teksturnya mulai terasa kurang halus. Kadang sudah rajin menggunakan skincare, tapi wajah masih saja kelihatan kusam. Salah satu penyebabnya bisa karena adanya penumpukan sel kulit mati.

Nah, peeling gel ini menurut aku cukup menarik untuk dicoba.

Kemasan NPURE Licorice Bright Glow Advanced Peeling Gel

Dari kemasannya, NPURE Licorice Bright Glow Advanced Peeling Gel masih membawa ciri khas dari rangkaian Licorice Bright & Glow. Desainnya simpel, tetapi tetap terlihat manis dan enak dipandang.

Ukurannya juga menurut aku cukup praktis untuk disimpan bersama skincare lainnya. Cara mengeluarkan produknya pun gampang, jadi tidak perlu ribet saat ingin melakukan eksfoliasi.

Yang paling penting buat aku sebenarnya bukan cuma kemasan, tetapi bagaimana teksturnya ketika digunakan.

Teksturnya Gel dan Ringan

Tekstur peeling gel ini berupa gel yang cukup ringan dan mudah diratakan pada kulit.

Cara menggunakannya juga gampang, sobat. Setelah wajah dibersihkan dan dikeringkan, aplikasikan peeling gel secukupnya pada wajah. Kemudian pijat perlahan dengan gerakan memutar.

Nah, biasanya setelah digosok secara perlahan akan muncul gumpalan-gumpalan kecil dari produk.

Di sinilah aku biasanya suka salah paham. 😄 Dulu aku pikir gumpalan yang muncul itu semuanya adalah kotoran dan sel kulit mati dari wajah. Padahal sebenarnya tidak sesederhana itu. Jadi jangan sampai karena melihat banyak gumpalan, kita malah menggosok wajah terlalu keras.

Menurut aku cukup pijat dengan lembut, lalu bilas sampai bersih.

Kulit Terasa Lebih Halus

Setelah menggunakan peeling gel, hal yang paling aku rasakan adalah kulit menjadi terasa lebih halus.

Terutama di area hidung dan dagu yang biasanya terasa lebih kasar dibandingkan bagian wajah lainnya. Setelah eksfoliasi, kulit terasa lebih bersih dan smooth.

Untuk efek glowing atau mencerahkan, aku sendiri tidak mau berharap terlalu tinggi hanya dari satu kali pemakaian. Namanya juga skincare, hasilnya tentu membutuhkan proses dan setiap kulit juga bisa memberikan reaksi yang berbeda.

NPURE sendiri menggunakan licorice sebagai salah satu bahan yang menjadi bagian dari rangkaian Bright Glow. Licorice memang cukup populer digunakan dalam produk skincare untuk membantu membuat kulit terlihat lebih cerah.


bertambahnya umur kondisi kulit tidak semuda  dan tidak seflawless umur 20 an oleh karena itu aku memutuskan untuk pengobatan di aplikasi halodoc yaitu haloskin selama 3 bulan kaarena keuangan tidak memungkinkan aku cuman segitu dan mengganti semua skincare.

tapi bulan juni aku pakai toner dan serum dan moisturizer pilihan yang direkomendasikan oleh dokter.


jadi skin routine aku selama setahun ini rada malas malasan ga serutin umur 20 dan awal 30 an


facial wash, toner serum sunscreen untuk pagi hari. dan cuman nyuci muka di malam hari kalau lagi lelah dan capai tapi kalau lagi rajin serum dan moisturizer sebelumnya . suami ku sudah ngasih tahu udah jangan ganti ganti skincare lagi . tapi aku ganti kalau lagi diskon saja.

Karena kulit aku jadi berminyak lalu aku ganti pelembab khusus kulit berminyak . Kalau toner yang tahun lalu masih ada jadi belum lagi klu udah abis mungkin bakal cuman facialwash-serum-moisturizer untuk malam hari klu pagi facial wash-serum-sunscreen biar lebih simpel lagi .


Halo Sobat,

Kalau ngomongin skincare yang wajib dipakai setiap hari, menurutku sunscreen tetap menjadi produk yang nggak boleh dilewatkan. Mau di rumah, kerja, atau sekadar keluar sebentar, kulit tetap membutuhkan perlindungan dari sinar UV. Nah, kali ini aku ingin berbagi pengalaman sekaligus mengulas Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 30 PA+++, salah satu sunscreen lokal dengan harga yang ramah di kantong.

Jujur saja, hal pertama yang membuatku tertarik adalah embel-embel "Collagen Water" pada namanya. Ditambah lagi, kemasannya terlihat simpel dan harganya juga cukup terjangkau. Jadi, apakah sunscreen ini benar-benar nyaman dipakai setiap hari? Yuk, simak review lengkapnya.

Kemasan

Hanasui Collagen Water Sunscreen hadir dalam kemasan tube berukuran 30 ml. Ukurannya mungil sehingga mudah dimasukkan ke dalam pouch atau tas. Tutup ulirnya juga terasa rapat sehingga tidak khawatir produk akan bocor saat dibawa bepergian.

Desainnya didominasi warna putih dengan sentuhan biru yang memberikan kesan bersih dan segar.

Klaim Produk

Hanasui mengklaim sunscreen ini memiliki beberapa keunggulan, di antaranya:

  • SPF 30 PA+++
  • Tekstur watery yang ringan
  • Membantu menjaga kelembapan kulit
  • Tidak meninggalkan white cast
  • Tanpa alkohol dan parfum
  • Nyaman digunakan sehari-hari

Dengan SPF 30 PA+++, menurutku produk ini memang lebih cocok digunakan untuk aktivitas harian seperti bekerja di dalam ruangan, kuliah, atau bepergian dalam waktu singkat. Untuk aktivitas outdoor yang berlangsung lama, tentu jangan lupa melakukan reapply setiap 2-3 jam agar perlindungannya tetap optimal.

Tekstur dan Aroma

Sesuai namanya, tekstur sunscreen ini terasa cukup ringan dan cenderung watery. Saat dikeluarkan dari tube, warnanya putih, tetapi ketika diratakan ke wajah produk langsung menyatu tanpa meninggalkan white cast.

Aku juga cukup suka karena sunscreen ini terasa mudah dibaurkan. Setelah beberapa saat, produk menyerap dengan baik dan memberikan hasil akhir yang terlihat lembap alami atau healthy glow.

Untuk aromanya sendiri menurutku sangat minimal, bahkan hampir tidak terasa menyengat. Ini menjadi nilai tambah, terutama bagi Sobat yang kurang menyukai skincare dengan parfum kuat.

Pengalaman Pemakaian

Hal yang paling aku sukai dari sunscreen ini adalah sensasinya yang ringan. Di kulit, rasanya seperti memakai pelembap tipis sehingga tidak terasa berat.

Sunscreen ini juga cukup nyaman digunakan sebelum makeup karena tidak mudah menggumpal ketika dipadukan dengan cushion ataupun foundation. Namun, bagi pemilik kulit berminyak, finish yang cukup lembap mungkin akan terasa sedikit shiny setelah beberapa jam sehingga penggunaan bedak bisa membantu membuat wajah terlihat lebih matte. Beberapa pengguna dengan kulit berminyak juga melaporkan efek tersebut, sementara banyak pengguna kulit normal hingga kering merasa hasil akhirnya nyaman dan melembapkan.

Selama digunakan, produk ini juga tidak meninggalkan white cast sehingga warna kulit tetap terlihat natural.

Kelebihan

❤️ Tekstur ringan dan mudah diratakan.

❤️ Tidak meninggalkan white cast.

❤️ Nyaman dipakai setiap hari.

❤️ Harga sangat terjangkau.

❤️ Mudah ditemukan di minimarket maupun marketplace.

❤️ Kemasan praktis dibawa bepergian.

Kekurangan

Menurutku, SPF 30 mungkin terasa kurang bagi Sobat yang sering beraktivitas di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Selain itu, hasil akhirnya yang cenderung dewy mungkin kurang cocok bagi sebagian pemilik kulit yang sangat berminyak apabila tidak diset dengan bedak.

Kesimpulan

Menurutku, Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 30 PA+++ merupakan salah satu sunscreen lokal yang layak dipertimbangkan jika Sobat sedang mencari sunscreen harian dengan harga terjangkau dan tekstur ringan.

Produk ini menawarkan sensasi nyaman di kulit, mudah diratakan, tidak meninggalkan white cast, serta memberikan hasil akhir yang membuat kulit tampak lebih segar. Meski begitu, jangan lupa untuk tetap mengaplikasikan ulang sunscreen secara berkala, terutama jika banyak beraktivitas di luar ruangan.



 ini adalah sketsa yang aku buat tahun 2024 aku membuat sketsa gambar bunga tulip menggunakan pensil dan mewarnainya menggunakan pensil warna .ukuran kertas a4

Halo sobat!

Belakangan ini aku lagi cukup sering mencoba produk haircare lokal yang harganya ramah di kantong. Menurutku, sekarang banyak produk dengan harga terjangkau yang kualitasnya juga nggak bisa dipandang sebelah mata. Salah satunya adalah Putri Cool Refresh Oil Control Treatment Shampoo.

Jujur saja, awalnya aku tertarik karena kemasannya terlihat sederhana tetapi cukup fresh dengan dominasi warna hijau. Klaim utamanya juga cocok dengan masalah rambutku, yaitu membantu mengontrol minyak berlebih di kulit kepala sehingga rambut terasa lebih segar dan tidak cepat lepek. Sebagai orang yang kadang harus keramas hampir setiap hari karena kulit kepala mudah berminyak, tentu aku penasaran apakah shampoo ini benar-benar bekerja.

Kemasan Sederhana, Isinya Lumayan Banyak

Kemasan shampoo ini menggunakan botol plastik transparan sehingga kita bisa melihat isi produknya. Tutup flip top-nya cukup rapat sehingga aman dibawa saat travelling.

Menurutku desainnya memang tidak terlalu mewah, tetapi justru terlihat praktis dan mudah digunakan.

Tekstur dan Aroma

Hal pertama yang aku perhatikan saat menuangkan shampoo ini adalah teksturnya berupa gel bening kehijauan. Wanginya cukup segar dengan aroma apel yang terasa ringan dan memberikan kesan bersih saat keramas. Aroma fresh seperti ini memang cocok untuk produk yang ditujukan bagi kulit kepala berminyak.

Saat diaplikasikan ke rambut, busanya memang tidak terlalu melimpah. Buat sebagian orang mungkin terasa kurang, tetapi aku pribadi tidak terlalu mempermasalahkannya karena tetap bisa membersihkan kulit kepala dengan baik.

Sensasi Setelah Keramas

Bagian yang paling aku suka adalah sensasi segarnya. Kulit kepala terasa lebih ringan setelah dibilas, apalagi jika keramas dilakukan saat cuaca sedang panas. Rambut juga terasa bersih sehingga rasa gerah di kulit kepala cukup berkurang.

Untuk rambut yang memang mudah berminyak, shampoo ini mampu memberikan efek fresh beberapa waktu setelah keramas. Tidak heran kalau produk ini memang diposisikan sebagai shampoo untuk membantu mengontrol minyak pada kulit kepala.

Namun, menurutku hasilnya tentu bisa berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang merasa rambutnya tetap segar hingga beberapa hari, tetapi ada juga yang merasa rambut kembali lepek dalam waktu singkat. Respons ini memang cukup umum karena kondisi kulit kepala setiap orang tidak sama.

Apakah Membuat Rambut Kering?

Nah, ini yang menurutku perlu diperhatikan.

Karena shampoo ini fokus membersihkan minyak di kulit kepala, rambut yang memang cenderung kering bisa terasa sedikit lebih kesat setelah keramas. Kalau sobat memiliki rambut panjang, diwarnai, atau mudah kusut, sebaiknya tetap menggunakan conditioner pada batang rambut agar hasil akhirnya lebih lembut. Beberapa pengguna juga merasakan efek serupa sehingga penggunaan conditioner menjadi pelengkap yang cukup penting.

Kalau tipe rambut sobat normal hingga berminyak, kemungkinan efek tersebut tidak akan terlalu mengganggu.

Harga

Salah satu nilai plus dari Putri Cool Refresh Oil Control Treatment Shampoo adalah harganya yang sangat terjangkau, yaitu berada di kisaran Rp20 ribuan untuk ukuran 200 ml. Dengan harga seperti ini, menurutku produk ini cukup menarik untuk dicoba, apalagi jika sedang mencari shampoo harian yang tidak membuat kantong jebol.

Kelebihan

  • Membersihkan kulit kepala dengan baik.
  • Memberikan sensasi segar setelah keramas.
  • Aroma apel yang fresh.
  • Cocok untuk kulit kepala berminyak.
  • Harga sangat terjangkau.
  • Mudah ditemukan di berbagai toko maupun marketplace.

Kekurangan

  • Busanya tidak terlalu banyak.
  • Wanginya tidak bertahan terlalu lama.
  • Pada beberapa tipe rambut bisa terasa agak kesat sehingga lebih nyaman dipadukan dengan conditioner.

Kesimpulan

Menurutku, Putri Cool Refresh Oil Control Treatment Shampoo layak dicoba untuk sobat yang memiliki masalah kulit kepala berminyak dan rambut mudah lepek. Dengan harga yang ekonomis, shampoo ini mampu memberikan sensasi bersih dan segar setelah keramas serta membantu menjaga rambut tetap terasa ringan.

Meski begitu, aku merasa shampoo ini bukan tipe produk yang cocok untuk semua orang. Jika rambut sobat cenderung kering atau sering mengalami frizzy, jangan lupa gunakan conditioner agar kelembapan batang rambut tetap terjaga.

Overall, aku cukup menikmati pengalaman menggunakan shampoo ini. Memang bukan shampoo yang memberikan efek "wow" dalam sekali pakai, tetapi untuk penggunaan sehari-hari dengan harga yang bersahabat, menurutku performanya sudah cukup memuaskan. Kadang, produk yang sederhana justru mampu menjalankan fungsi utamanya dengan baik: membersihkan kulit kepala dan membuat rambut terasa lebih nyaman sepanjang hari

Halo Sobat...

Menjaga kebersihan tangan sudah menjadi kebiasaan yang tidak boleh aku lewatkan. Meskipun sekarang sudah lebih leluasa beraktivitas di luar rumah, aku tetap selalu membawa hand sanitizer di dalam tas. Menurutku, hand sanitizer sangat membantu ketika sedang bepergian dan belum menemukan tempat untuk mencuci tangan.

Beberapa waktu lalu aku mencoba Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer. Jujur saja, awalnya aku membeli produk ini karena harganya cukup terjangkau dan mudah ditemukan di minimarket. Selain itu, aku juga sudah cukup mengenal merek Bagus yang memiliki berbagai produk kebutuhan rumah tangga. Karena penasaran, akhirnya aku memutuskan untuk mencobanya sendiri.

Kemasan Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer menurutku cukup praktis. Botolnya tidak terlalu besar sehingga mudah dimasukkan ke dalam tas atau dibawa saat bepergian. Tutupnya juga rapat sehingga aku tidak khawatir isinya akan tumpah. Desainnya memang sederhana, tetapi tetap terlihat bersih dan nyaman dipandang.

Saat pertama kali digunakan, teksturnya berupa gel bening yang tidak terlalu kental. Produk ini mudah diratakan ke seluruh telapak tangan dan cukup cepat mengering. Aku juga tidak perlu menunggu lama sampai tangan terasa nyaman kembali.

Hal yang paling aku perhatikan tentu saja adalah sensasi setelah pemakaian. Menurutku, Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer tidak meninggalkan rasa lengket di tangan. Setelah beberapa detik, tangan terasa lebih segar dan bersih. Memang di awal pemakaian masih tercium aroma alkohol, tetapi aromanya tidak terlalu menyengat dan akan cepat menghilang.

Selama menggunakan produk ini, aku cukup nyaman memakainya saat sedang mengajar, selesai berbelanja, atau setelah memegang benda-benda di tempat umum. Karena ukurannya praktis, aku jadi lebih sering membawa hand sanitizer ini ke mana pun pergi. Menurutku, kebiasaan sederhana seperti membersihkan tangan sebelum makan atau setelah menyentuh fasilitas umum tetap penting dilakukan.

Kalau ditanya apakah produk ini membuat tangan menjadi kering, menurutku masih dalam batas yang wajar. Seperti hand sanitizer berbahan dasar alkohol pada umumnya, penggunaan yang terlalu sering memang bisa membuat kulit terasa sedikit lebih kering. Karena itu, aku biasanya menggunakan hand cream setelahnya agar kelembapan kulit tetap terjaga.

Yang aku suka dari Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer adalah kemasannya yang praktis, cepat kering, tidak lengket, dan harganya cukup ramah di kantong. Menurutku, produk ini cocok untuk Sobat yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan hand sanitizer yang mudah dibawa ke mana saja.

Secara keseluruhan, aku cukup puas menggunakan Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer. Meskipun bukan produk dengan kemasan yang mewah, kualitasnya sudah cukup baik untuk membantu menjaga kebersihan tangan selama beraktivitas. Yang terpenting, produk ini nyaman digunakan sehingga membuatku tidak malas memakai hand sanitizer saat dibutuhkan.

Itulah pengalaman aku menggunakan Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer. Kalau Sobat sudah pernah mencoba produk ini, yuk berbagi pengalaman di kolom komentar. Menurut Sobat, apa yang paling disukai dari hand sanitizer ini?


Halo sobat

Siapa di sini yang masih suka malas pakai sunscreen karena lengket, berat, atau bikin wajah jadi abu-abu? Aku juga pernah ada di fase itu. Makanya setiap ada sunscreen lokal baru, rasanya selalu penasaran ingin mencoba.

Belakangan ini aku mencoba Shinzui Whitessential Serum Sunscreen SPF 35 PA+++. Dari namanya saja sudah menarik karena menggabungkan konsep serum dan sunscreen dalam satu produk. Jadi selain melindungi kulit dari paparan sinar matahari, produk ini juga diklaim membantu merawat kulit agar tampak lebih cerah.

Lalu, bagaimana pengalaman menggunakannya?

Kemasan

Shinzui Whitessential Serum Sunscreen hadir dalam kemasan tube berwarna putih dengan sentuhan warna pink dan emas yang terlihat sederhana tetapi tetap cantik. Ukurannya juga pas dimasukkan ke dalam pouch sehingga praktis dibawa saat bepergian.

Lubang aplikatornya tidak terlalu besar sehingga isi produk bisa keluar secukupnya dan tidak mudah tumpah.

Klaim Produk

Shinzui Whitessential Serum Sunscreen memiliki SPF 35 PA+++ yang dapat membantu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan kandungan brightening seperti niacinamide dan vitamin C yang membantu membuat kulit tampak lebih cerah sekaligus terasa lembap.

Tekstur dan Aroma

Sesuai namanya, teksturnya memang lebih menyerupai serum dibandingkan sunscreen pada umumnya. Teksturnya ringan, mudah diratakan, dan cepat menyerap ke kulit.

Saat pertama kali diaplikasikan ada sensasi segar yang membuat pemakaian terasa nyaman. Aromanya juga lembut dan tidak terlalu menyengat sehingga menurutku masih nyaman digunakan setiap hari.

Yang paling aku suka, sunscreen ini tidak meninggalkan white cast di wajah. Setelah beberapa menit, hasil akhirnya memberikan efek healthy glow yang membuat kulit terlihat lebih segar.

Pengalaman Menggunakan

Selama pemakaian, sunscreen ini terasa ringan di kulit dan tidak membuat wajah terasa sumuk. Produk juga nyaman digunakan sebelum makeup karena tidak mudah menggumpal atau pilling ketika ditimpa cushion maupun bedak.

Untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja di dalam ruangan, pergi ke kampus, atau sekadar keluar sebentar, menurutku SPF 35 PA+++ sudah cukup membantu memberikan perlindungan. Namun jika aktivitas lebih banyak di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama, tentu jangan lupa melakukan reapply setiap dua hingga tiga jam agar perlindungannya tetap optimal.

Aku juga merasa sunscreen ini memberikan kelembapan yang cukup sehingga kulit tidak terasa kering setelah digunakan.

Kelebihan

  • Tekstur ringan seperti serum.
  • Mudah diratakan.
  • Cepat menyerap.
  • Tidak meninggalkan white cast.
  • Nyaman digunakan sebelum makeup.
  • Memberikan hasil akhir glowing natural.
  • Harga cukup terjangkau.
  • Mudah ditemukan di minimarket maupun marketplace.

Kekurangan

Menurutku SPF 35 PA+++ lebih cocok digunakan untuk aktivitas harian. Kalau sering berada di bawah terik matahari dalam waktu lama, aku pribadi akan memilih sunscreen dengan SPF yang lebih tinggi.

Selain itu, pemilik kulit yang sangat berminyak mungkin perlu menggunakan bedak agar hasil akhirnya tidak terlihat terlalu dewy.

Kesimpulan

Overall, aku cukup suka dengan Shinzui Whitessential Serum Sunscreen SPF 35 PA+++. Buat kalian yang sedang mencari sunscreen lokal dengan tekstur ringan, nyaman dipakai setiap hari, tidak membuat wajah abu-abu, dan tetap terasa seperti memakai skincare, produk ini layak dicoba.

Yang paling membuatku jatuh hati adalah teksturnya yang ringan dan nyaman dipakai dari pagi sampai siang tanpa rasa lengket berlebihan. Harganya juga masih ramah di kantong sehingga cocok untuk pelajar, mahasiswa, maupun pekerja yang ingin rutin memakai sunscreen setiap hari.

Rating versi aku

⭐⭐⭐⭐☆ (4,5/5)

Karena sunscreen terbaik bukanlah yang paling mahal, melainkan yang nyaman dipakai sehingga kita semangat menggunakannya setiap hari. Bagaimanapun juga, menjaga kesehatan kulit selalu dimulai dari kebiasaan sederhana, yaitu tidak pernah melewatkan sunscreen.


Siapa di sini yang suka parfum dengan aroma manis tapi tetap terasa feminin? Beberapa waktu lalu aku mencoba Evangeline Vanilla Rose Eau de Parfum, salah satu varian dari Vanilla Series yang cukup ramai diperbincangkan. Sebagai pencinta parfum dengan karakter lembut dan nyaman dipakai sehari-hari, tentu aku penasaran apakah parfum ini benar-benar sesuai ekspektasi.

Setelah dipakai beberapa hari, akhirnya aku punya kesan yang ingin dibagikan.

Packaging

Botolnya menggunakan desain khas Evangeline dengan ukuran 50 ml yang praktis dibawa ke mana saja. Desainnya simpel, feminin, dan terlihat lebih elegan dibandingkan beberapa seri body mist mereka.

Botol kaca terasa cukup kokoh sehingga memberikan kesan parfum yang lebih premium meskipun harganya sangat ramah di kantong.

Aroma Pertama Kali Disemprot

First impression saat pertama kali disemprot, aku langsung mencium aroma rose yang cukup dominan. Namun, ini bukan tipe mawar yang tua atau terlalu tajam.

Beberapa detik kemudian mulai muncul sentuhan raspberry yang memberikan kesan juicy dan sedikit manis. Setelah beberapa menit, aroma vanilla mulai berkembang sehingga wanginya berubah menjadi lebih creamy, hangat, dan terasa nyaman.

Menurut informasi dari produsennya, komposisi aromanya terdiri dari:

  • Top Notes: Rose, Raspberry, Musk
  • Middle Notes: Amber, Lemon Blossom, Powder
  • Base Notes: Rose Wood dan Gourmand. Karakter keseluruhannya mengarah ke floral dengan nuansa manis dan hangat.

Wanginya Cocok untuk Siapa?

Menurutku parfum ini cocok untuk kamu yang:

  • suka aroma vanilla tetapi tidak terlalu seperti kue atau dessert
  • menyukai wangi floral yang lembut
  • ingin tampil feminin tanpa aroma yang berlebihan
  • mencari parfum harian untuk kuliah, kantor, atau hangout.

Aroma Vanilla Rose memberikan kesan perempuan yang lembut, rapi, dan anggun. Wanginya juga terasa cukup aman dipakai di berbagai suasana karena tidak terlalu menusuk.

Ketahanan

Di kulitku, ketahanannya sekitar 6–8 jam, sedangkan di pakaian aromanya masih bisa tercium lebih lama. Daya tahan ini cukup baik untuk parfum di kelas harganya, bahkan spesifikasi resmi menyebutkan ketahanan sekitar 7–8 jam. Tentu hasilnya bisa berbeda tergantung jenis kulit, cuaca, dan aktivitas masing-masing.

Kelebihan

❤️ Aroma vanilla dan mawar terasa seimbang.

❤️ Manis tetapi tidak membuat enek.

❤️ Cocok dipakai siang maupun malam.

❤️ Harga sangat terjangkau.

❤️ Packaging terlihat elegan.

Kekurangan

  • Untuk pencinta parfum dengan aroma yang sangat kuat, wanginya mungkin terasa cukup soft.
  • Di cuaca yang sangat panas, aroma manisnya bisa sedikit lebih cepat memudar dibandingkan di ruangan ber-AC.

Worth It?

Menurutku, Evangeline Vanilla Rose adalah salah satu parfum lokal yang layak dicoba kalau kamu sedang mencari parfum manis dengan sentuhan floral yang feminin.

Aku paling suka bagian dry down-nya karena vanilla dan amber mulai menyatu sehingga memberikan kesan hangat, lembut, dan sedikit powdery. Wanginya terasa nyaman dipakai berjam-jam tanpa membuat pusing.

Kalau harus memberi nilai:

Packaging: 9/10

Aroma: 9,5/10

Ketahanan: 8,5/10

Value for Money: 10/10

Overall: 9,2/10

Dengan harga yang relatif terjangkau, kualitas aromanya menurutku cukup memuaskan. Tidak heran jika varian Vanilla Rose menjadi salah satu favorit bagi pecinta parfum dengan karakter floral gourmand yang lembut dan romantis.


Mencari sunscreen yang nyaman dipakai setiap hari memang tidak mudah. Selain harus memiliki perlindungan UV yang tinggi, teksturnya juga harus ringan, tidak lengket, dan tidak mengganggu makeup. Salah satu produk lokal yang cukup sering muncul di media sosial adalah Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 50 PA++++.

Dengan harga yang sangat terjangkau, apakah sunscreen ini benar-benar layak dicoba? Berikut ulasan lengkapnya.

Klaim Produk

Hanasui Collagen Water Sunscreen menawarkan perlindungan SPF 50 PA++++ untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Produk ini juga mengandung Collagen Water, Sodium Hyaluronate (hyaluronic acid), Vitamin E, dan ekstrak Artemisia yang diklaim membantu menjaga kelembapan kulit. Formula sunscreen ini menggunakan kombinasi beberapa filter UV modern dan memiliki tekstur ringan berbasis air.

Kemasan

Kemasannya berbentuk tube berwarna putih dengan sentuhan biru muda yang terlihat sederhana namun tetap elegan. Ukurannya cukup praktis sehingga mudah dimasukkan ke dalam pouch atau tas ketika bepergian.

Tutup flip-top juga terasa kokoh sehingga tidak mudah terbuka saat dibawa.

Tekstur dan Aroma

Hal pertama yang saya sukai adalah teksturnya.

Sesuai namanya, tekstur sunscreen ini terasa watery dan ringan. Saat diaplikasikan ke wajah, produknya mudah diratakan dan cepat menyerap tanpa meninggalkan rasa berat.

Aromanya cukup lembut dan tidak terlalu menyengat sehingga masih nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Finish di Kulit

Finish yang diberikan cenderung dewy atau healthy glow.

Kulit terlihat lebih lembap dan segar tanpa white cast yang mengganggu. Sunscreen ini juga cukup nyaman dipakai sebagai base makeup karena tidak mudah menggumpal (pilling) pada banyak pengguna. Namun, bagi pemilik kulit yang sangat berminyak, hasil akhirnya mungkin terasa sedikit lebih mengilap dibandingkan sunscreen dengan hasil matte.

Kelebihan

  • SPF 50 PA++++ untuk perlindungan harian.
  • Tekstur ringan dan cepat meresap.
  • Tidak meninggalkan white cast.
  • Nyaman digunakan sebelum makeup.
  • Harga sangat ramah di kantong.
  • Memberikan efek kulit tampak lebih lembap.

Kekurangan

Tidak ada produk yang sempurna, begitu juga dengan sunscreen ini.

Beberapa pengguna dengan kulit berminyak melaporkan finish yang terasa cukup glossy, sementara sebagian kecil pengguna mengalami ketidakcocokan seperti munculnya jerawat atau produk terasa kurang menyerap. Respons tersebut dapat berbeda pada setiap jenis kulit.

Cocok untuk Siapa?

Menurut saya, sunscreen ini lebih cocok untuk:

  • Kulit normal.
  • Kulit normal cenderung kering.
  • Kulit kombinasi.
  • Pemula yang baru mulai rutin menggunakan sunscreen.
  • Pelajar atau mahasiswa yang mencari sunscreen berkualitas dengan harga terjangkau.

Jika kulitmu sangat berminyak dan menyukai hasil akhir matte, mungkin perlu mempertimbangkan pilihan sunscreen lain.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 50 PA++++ merupakan salah satu sunscreen lokal yang menawarkan nilai yang sangat baik di kelas harganya.

Teksturnya ringan, tidak menimbulkan white cast, nyaman digunakan setiap hari, dan memiliki perlindungan UV yang tinggi. Walaupun hasil akhirnya cenderung dewy sehingga mungkin kurang cocok bagi sebagian pemilik kulit sangat berminyak, performanya tetap layak dipertimbangkan untuk penggunaan harian.

Rating versi Sucijewels

⭐ Tekstur: 4.8/5
⭐ Kenyamanan: 4.7/5
⭐ Finish: 4.5/5
⭐ Value for Money: 5/5

Overall: 4.8/5

Kalau kamu sedang mencari sunscreen lokal dengan harga terjangkau namun tetap nyaman dipakai setiap hari, Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 50 PA++++ bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dicoba.


Hanasui kembali menghadirkan inovasi sunscreen lokal dengan meluncurkan Hanasui Lightweight Pro Calming Sunscreen SPF 50 PA++++. Berbeda dengan varian Collagen Water Sunscreen, produk ini diformulasikan khusus untuk kulit sensitif dan acne-prone dengan kandungan bahan-bahan yang dikenal mampu menenangkan kulit.

Lalu, apakah sunscreen ini benar-benar nyaman digunakan setiap hari? Berikut ulasan lengkapnya.

Klaim Produk

Hanasui Lightweight Pro Calming Sunscreen merupakan hybrid sunscreen dengan perlindungan SPF 50 PA++++ yang membantu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Formula ini diperkaya dengan Korean Heartleaf (Houttuynia cordata), Centella asiatica, D-Panthenol, serta Pollustop® yang diklaim membantu menenangkan kulit, menjaga skin barrier, memberikan hidrasi, sekaligus melindungi kulit dari paparan polusi. Produk ini memang ditujukan untuk kulit sensitif dan mudah berjerawat.

Kemasan

Kemasan tube berwarna hijau muda memberikan kesan segar dan langsung mengingatkan bahwa produk ini berfokus pada efek calming. Ukurannya 30 ml sehingga praktis dibawa saat bepergian maupun untuk re-apply di siang hari.

Tekstur dan Aroma

Salah satu kelebihan sunscreen ini adalah teksturnya yang sangat ringan.

Saat pertama kali dikeluarkan, teksturnya terasa cair dan mudah diratakan ke seluruh wajah. Setelah beberapa saat, sunscreen cepat menyerap tanpa meninggalkan white cast yang mengganggu pada sebagian besar pengguna.

Produk ini juga tidak memiliki aroma yang menyengat sehingga terasa nyaman digunakan setiap hari.

Kandungan yang Menarik

Bagi pemilik kulit sensitif, kombinasi bahan aktifnya cukup menarik karena mengandung:

  • Heartleaf untuk membantu menenangkan kemerahan.
  • Centella Asiatica yang dikenal membantu menenangkan kulit.
  • Panthenol untuk membantu menjaga skin barrier.
  • Niacinamide sebagai pendukung skin barrier dan membantu mencerahkan tampilan kulit.
  • Berbagai bentuk Hyaluronic Acid untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

Finish di Kulit

Finish sunscreen ini berada di antara velvet dan satin. Tidak terlalu matte, tetapi juga tidak terlalu mengilap sehingga masih nyaman dipakai di cuaca tropis.

Untuk penggunaan tanpa makeup, hasil akhirnya terlihat natural dan membuat kulit tampak sehat.

Kelebihan

  • SPF 50 PA++++ untuk perlindungan harian.
  • Formula ringan dan cepat meresap.
  • Tidak memberikan white cast pada banyak pengguna.
  • Mengandung bahan calming seperti Heartleaf, Centella, dan Panthenol.
  • Cocok untuk kulit sensitif dan acne-prone menurut klaim formulanya.
  • Harga tetap terjangkau untuk ukuran 30 ml.

Kekurangan

Walaupun banyak pengguna merasa cocok, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Sejumlah ulasan pengguna menyebutkan sunscreen ini dapat mengalami pilling (menggumpal) terutama ketika dipakai bersama skincare tertentu atau sebelum makeup. Ada juga sebagian pengguna yang mengalami breakout atau merasa formulanya kurang cocok di kulit mereka. Hal ini wajar karena kecocokan skincare sangat dipengaruhi kondisi kulit masing-masing.

Cocok untuk Siapa?

Menurut saya, sunscreen ini lebih cocok untuk:

  • Kulit sensitif.
  • Kulit kombinasi.
  • Kulit berminyak ringan.
  • Kulit yang mudah kemerahan.
  • Pengguna yang mencari sunscreen ringan dengan kandungan soothing.

Apabila kamu sering memakai makeup tebal, sebaiknya lakukan uji coba terlebih dahulu untuk memastikan produk tidak mengalami pilling saat dipadukan dengan rangkaian skincare dan base makeup yang kamu gunakan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Hanasui Lightweight Pro Calming Sunscreen SPF 50 PA++++ menawarkan formula yang cukup menarik di kelas harga terjangkau. Kandungan Heartleaf, Centella, dan Panthenol menjadi nilai tambah bagi pemilik kulit sensitif yang membutuhkan perlindungan UV sekaligus efek menenangkan.

Meski demikian, beberapa pengguna melaporkan pilling ketika dipadukan dengan produk lain. Karena itu, hasil pemakaian bisa berbeda tergantung jenis kulit dan rutinitas skincare masing-masing.

Rating versi Sucijewels

⭐ Perlindungan UV: 4.8/5
⭐ Tekstur: 4.8/5
⭐ Finish: 4.6/5
⭐ Kenyamanan: 4.6/5
⭐ Value for Money: 4.9/5

Overall: 4.7/5

Jika kamu memiliki kulit sensitif atau mudah berjerawat dan sedang mencari sunscreen lokal dengan tekstur ringan serta kandungan soothing, Hanasui Lightweight Pro Calming Sunscreen SPF 50 PA++++ layak masuk ke dalam daftar sunscreen yang patut dicoba.



Halo sobat

Belakangan ini skincare lokal semakin menarik perhatian karena kualitasnya semakin bersaing dengan harga yang tetap ramah di kantong. Salah satu serum yang cukup viral adalah Hanasui Power Bright Expert Serum. Produk ini mengandalkan Advance Niacinamide 10% sebagai kandungan utama untuk membantu mencerahkan kulit dan menyamarkan noda bekas jerawat.

Setelah melihat banyak review positif, aku pun penasaran. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Packaging

Hanasui Power Bright Expert Serum hadir dalam botol kaca berukuran 20 ml dengan pipet yang memudahkan pengambilan produk. Desainnya minimalis dengan dominasi warna putih dan kuning sehingga terlihat bersih dan modern.

Walaupun botolnya berbahan kaca, ukurannya masih nyaman dibawa saat traveling.

Kandungan Utama

Yang membuat serum ini menarik adalah kombinasi bahan aktif brightening, yaitu:

  • Advance Niacinamide 10% untuk membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit.
  • Chromabright® sebagai brightening agent.
  • Fision® GlowPlex untuk membantu kulit tampak lebih glowing.
  • Licorice Extract yang membantu menyamarkan noda hitam sekaligus menenangkan kulit.

Menurutku formulanya cukup menarik, terutama untuk pemilik kulit kusam atau memiliki bekas jerawat.

Tekstur dan Aroma

Teksturnya berupa gel yang cukup ringan. Saat diaplikasikan ke wajah terasa mudah diratakan dan cepat menyerap tanpa meninggalkan rasa lengket berlebihan.

Serum ini juga hampir tidak memiliki aroma yang mengganggu sehingga nyaman digunakan pagi maupun malam hari.

Pengalaman Pemakaian

Pada minggu pertama, kulit terasa lebih lembap dan terlihat lebih sehat. Setelah pemakaian rutin beberapa minggu, warna kulit mulai tampak lebih merata dan bekas jerawat perlahan memudar.

Perlu diingat bahwa hasil brightening setiap orang berbeda-beda. Jika memiliki hiperpigmentasi yang cukup dalam, biasanya dibutuhkan penggunaan rutin selama beberapa minggu hingga beberapa bulan disertai pemakaian sunscreen setiap pagi.

Kelebihan

✔ Harga sangat terjangkau.
✔ Mengandung Niacinamide 10%.
✔ Tekstur ringan dan cepat meresap.
✔ Membantu membuat kulit tampak lebih cerah dan glowing.
✔ Mudah ditemukan di minimarket maupun marketplace.

Kekurangan

  • Pada kulit yang sensitif terhadap niacinamide konsentrasi tinggi, sebaiknya lakukan patch test terlebih dahulu.
  • Hasil mencerahkan membutuhkan pemakaian rutin dan tidak instan.
  • Sebagian pengguna dengan kulit sangat sensitif melaporkan muncul iritasi atau beruntusan, meskipun mayoritas ulasan memberikan pengalaman positif.

Cara Pakai

  • Gunakan setelah toner.
  • Teteskan 2–3 tetes ke wajah.
  • Ratakan secara lembut hingga meresap.
  • Lanjutkan dengan pelembap.
  • Pada pagi hari jangan lupa memakai sunscreen minimal SPF 30.

Rating

⭐ Packaging : 9/10

⭐ Tekstur : 9/10

⭐ Kandungan : 9,5/10

⭐ Harga : 10/10

⭐ Hasil : 8,8/10

Overall : 9,1/10

Final Thoughts

Menurutku Hanasui Power Bright Expert Serum merupakan salah satu serum brightening lokal dengan value for money yang sangat baik. Dengan kandungan Niacinamide 10% serta kombinasi bahan pencerah lainnya, serum ini cocok dijadikan skincare harian untuk membantu mengatasi kulit kusam dan bekas jerawat.

Namun, jangan berharap hasil instan. Kunci mendapatkan kulit yang lebih cerah tetap terletak pada pemakaian rutin, penggunaan sunscreen setiap hari, dan skincare yang sesuai dengan kondisi kulit masing-masing.

Kalau kamu sedang mencari serum brightening dengan harga sekitar Rp20–30 ribuan, Hanasui Power Bright Expert Serum layak masuk daftar produk yang patut dicoba.


Halo beauties!

Sebagai seorang Capricorn, rasanya sulit menolak ketika melihat Miniso Zodiac Edition Capricorn terpajang di rak parfum. Selain desainnya yang minimalis dan menggemaskan, konsep parfum berdasarkan zodiak membuatku penasaran. Apakah wanginya benar-benar menggambarkan karakter Capricorn yang tenang, dewasa, dan elegan?

Yuk, simak review lengkapnya!

Packaging

Botolnya berukuran 10 ml, mungil dan travel friendly. Mudah diselipkan ke dalam pouch makeup atau tas kerja. Desainnya sederhana dengan ilustrasi simbol Capricorn yang membuat koleksi Zodiac Edition ini terlihat menarik.

Notes Parfum

Berdasarkan informasi produk, komposisinya terdiri dari:

Top Notes

  • Berry
  • Mandarin
  • Orange

Middle Notes

  • Jasmine
  • Gardenia
  • Honeysuckle
  • Caramel

Base Notes

  • Vanilla
  • Sandalwood
  • Amber

Kesan Pertama

Saat pertama disemprotkan, aroma citrus dari mandarin dan orange langsung terasa. Dipadukan dengan sentuhan berry yang segar, opening-nya terasa ceria tanpa berlebihan.

Beberapa menit kemudian, aroma floral mulai muncul. Jasmine dan gardenia memberikan kesan feminin, sementara caramel menghadirkan sedikit rasa creamy yang membuat parfum ini terasa lebih lembut.

Bagian favoritku justru saat dry down. Perpaduan vanilla, sandalwood, dan amber menghasilkan aroma hangat, manis, sekaligus elegan. Wanginya tidak terasa seperti parfum remaja yang terlalu manis, tetapi juga tidak terlalu berat sehingga masih nyaman dipakai setiap hari.

Ketahanan

Karena ini merupakan Eau de Toilette (EDT), jangan berharap ketahanannya seperti Eau de Parfum.

Di kulitku:

  • sekitar 2–3 jam masih cukup tercium.
  • Di pakaian bisa bertahan sekitar 4–6 jam tergantung aktivitas dan cuaca.

Untuk ukuran parfum Miniso dengan harga yang ramah di kantong, performanya menurutku masih cukup memuaskan.

Cocok Dipakai Kapan?

Menurutku parfum ini cocok digunakan untuk:

  • ke kantor atau mengajar,
  • kuliah,
  • jalan santai ke mal,
  • nongkrong sore bersama teman.

Karena wanginya tidak terlalu menyengat, parfum ini juga aman dipakai di ruangan ber-AC.

Kelebihan

❤️ Harga terjangkau.
❤️ Botol mungil dan mudah dibawa.
❤️ Aroma citrus, floral, dan vanilla berpadu dengan manis.
❤️ Cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Kekurangan

  • Ketahanannya standar khas EDT sehingga perlu re-apply.
  • Projection tidak terlalu jauh, lebih cocok untuk yang menyukai aroma lembut.

Rating

⭐ Packaging : 9/10
⭐ Aroma : 8.8/10
⭐ Ketahanan : 7.5/10
⭐ Value for Money : 9.5/10

Overall : 8.8/10

Final Thoughts

Menurutku Miniso Zodiac Edition Capricorn merupakan parfum yang nyaman dipakai sehari-hari. Wanginya memadukan kesegaran buah di awal dengan sentuhan floral dan penutup vanilla-amber yang hangat. Karakternya terasa lembut, feminin, dan cukup elegan tanpa membuat pusing.

Kalau kamu mencari parfum mungil dengan harga terjangkau untuk aktivitas harian, varian Capricorn ini layak dicoba. Apalagi jika kamu memang menyukai aroma floral manis yang hangat dan tidak berlebihan.

Sudah pernah mencoba parfum Zodiac Edition dari Miniso? Kalau iya, varian zodiak apa yang jadi favoritmu?

Sobat, setelah 5 tahun ini aku mengalami BB yang naik turun dan paling parah tahun ini aku mengalami yang namanya obesitas tingkat satu dengan penuh kesadaran aku langsung diet dan mulai mengurangi makan gorengan walaupun sulit tapi aku harus mencoba mengurangi BB setelah 6 bulan kedepan semoga ada hasilnya ya walaupun sejujurnya aku pesimih bisa kembali kurus yang penting ga obesitas lagi mungkin dimulai dari olahraga dan gerak



sketsa ini aku buat awal januari gambar ayam dan gambar merak.

media yang aku gunakan yaitu pensil hb pada sketchbook. berkat latihan dan kerja keras akhirnya aku bisa menggambar obyek dengan baik aku mengirim ke chatgpt dan minta menilainya diberi nilai antara 7-8 aku belum puas berarti aku harus latihan dengan keras sebelum umur 40 aku harus dapat menggambar dengn sangat baik.

Postingan Populer

sobat-sobat

like me