Translate

Halo sobat!

Belakangan ini aku lagi cukup sering mencoba produk haircare lokal yang harganya ramah di kantong. Menurutku, sekarang banyak produk dengan harga terjangkau yang kualitasnya juga nggak bisa dipandang sebelah mata. Salah satunya adalah Putri Cool Refresh Oil Control Treatment Shampoo.

Jujur saja, awalnya aku tertarik karena kemasannya terlihat sederhana tetapi cukup fresh dengan dominasi warna hijau. Klaim utamanya juga cocok dengan masalah rambutku, yaitu membantu mengontrol minyak berlebih di kulit kepala sehingga rambut terasa lebih segar dan tidak cepat lepek. Sebagai orang yang kadang harus keramas hampir setiap hari karena kulit kepala mudah berminyak, tentu aku penasaran apakah shampoo ini benar-benar bekerja.

Kemasan Sederhana, Isinya Lumayan Banyak

Kemasan shampoo ini menggunakan botol plastik transparan sehingga kita bisa melihat isi produknya. Tutup flip top-nya cukup rapat sehingga aman dibawa saat travelling.

Menurutku desainnya memang tidak terlalu mewah, tetapi justru terlihat praktis dan mudah digunakan.

Tekstur dan Aroma

Hal pertama yang aku perhatikan saat menuangkan shampoo ini adalah teksturnya berupa gel bening kehijauan. Wanginya cukup segar dengan aroma apel yang terasa ringan dan memberikan kesan bersih saat keramas. Aroma fresh seperti ini memang cocok untuk produk yang ditujukan bagi kulit kepala berminyak.

Saat diaplikasikan ke rambut, busanya memang tidak terlalu melimpah. Buat sebagian orang mungkin terasa kurang, tetapi aku pribadi tidak terlalu mempermasalahkannya karena tetap bisa membersihkan kulit kepala dengan baik.

Sensasi Setelah Keramas

Bagian yang paling aku suka adalah sensasi segarnya. Kulit kepala terasa lebih ringan setelah dibilas, apalagi jika keramas dilakukan saat cuaca sedang panas. Rambut juga terasa bersih sehingga rasa gerah di kulit kepala cukup berkurang.

Untuk rambut yang memang mudah berminyak, shampoo ini mampu memberikan efek fresh beberapa waktu setelah keramas. Tidak heran kalau produk ini memang diposisikan sebagai shampoo untuk membantu mengontrol minyak pada kulit kepala.

Namun, menurutku hasilnya tentu bisa berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang merasa rambutnya tetap segar hingga beberapa hari, tetapi ada juga yang merasa rambut kembali lepek dalam waktu singkat. Respons ini memang cukup umum karena kondisi kulit kepala setiap orang tidak sama.

Apakah Membuat Rambut Kering?

Nah, ini yang menurutku perlu diperhatikan.

Karena shampoo ini fokus membersihkan minyak di kulit kepala, rambut yang memang cenderung kering bisa terasa sedikit lebih kesat setelah keramas. Kalau sobat memiliki rambut panjang, diwarnai, atau mudah kusut, sebaiknya tetap menggunakan conditioner pada batang rambut agar hasil akhirnya lebih lembut. Beberapa pengguna juga merasakan efek serupa sehingga penggunaan conditioner menjadi pelengkap yang cukup penting.

Kalau tipe rambut sobat normal hingga berminyak, kemungkinan efek tersebut tidak akan terlalu mengganggu.

Harga

Salah satu nilai plus dari Putri Cool Refresh Oil Control Treatment Shampoo adalah harganya yang sangat terjangkau, yaitu berada di kisaran Rp20 ribuan untuk ukuran 200 ml. Dengan harga seperti ini, menurutku produk ini cukup menarik untuk dicoba, apalagi jika sedang mencari shampoo harian yang tidak membuat kantong jebol.

Kelebihan

  • Membersihkan kulit kepala dengan baik.
  • Memberikan sensasi segar setelah keramas.
  • Aroma apel yang fresh.
  • Cocok untuk kulit kepala berminyak.
  • Harga sangat terjangkau.
  • Mudah ditemukan di berbagai toko maupun marketplace.

Kekurangan

  • Busanya tidak terlalu banyak.
  • Wanginya tidak bertahan terlalu lama.
  • Pada beberapa tipe rambut bisa terasa agak kesat sehingga lebih nyaman dipadukan dengan conditioner.

Kesimpulan

Menurutku, Putri Cool Refresh Oil Control Treatment Shampoo layak dicoba untuk sobat yang memiliki masalah kulit kepala berminyak dan rambut mudah lepek. Dengan harga yang ekonomis, shampoo ini mampu memberikan sensasi bersih dan segar setelah keramas serta membantu menjaga rambut tetap terasa ringan.

Meski begitu, aku merasa shampoo ini bukan tipe produk yang cocok untuk semua orang. Jika rambut sobat cenderung kering atau sering mengalami frizzy, jangan lupa gunakan conditioner agar kelembapan batang rambut tetap terjaga.

Overall, aku cukup menikmati pengalaman menggunakan shampoo ini. Memang bukan shampoo yang memberikan efek "wow" dalam sekali pakai, tetapi untuk penggunaan sehari-hari dengan harga yang bersahabat, menurutku performanya sudah cukup memuaskan. Kadang, produk yang sederhana justru mampu menjalankan fungsi utamanya dengan baik: membersihkan kulit kepala dan membuat rambut terasa lebih nyaman sepanjang hari

Halo Sobat...

Menjaga kebersihan tangan sudah menjadi kebiasaan yang tidak boleh aku lewatkan. Meskipun sekarang sudah lebih leluasa beraktivitas di luar rumah, aku tetap selalu membawa hand sanitizer di dalam tas. Menurutku, hand sanitizer sangat membantu ketika sedang bepergian dan belum menemukan tempat untuk mencuci tangan.

Beberapa waktu lalu aku mencoba Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer. Jujur saja, awalnya aku membeli produk ini karena harganya cukup terjangkau dan mudah ditemukan di minimarket. Selain itu, aku juga sudah cukup mengenal merek Bagus yang memiliki berbagai produk kebutuhan rumah tangga. Karena penasaran, akhirnya aku memutuskan untuk mencobanya sendiri.

Kemasan Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer menurutku cukup praktis. Botolnya tidak terlalu besar sehingga mudah dimasukkan ke dalam tas atau dibawa saat bepergian. Tutupnya juga rapat sehingga aku tidak khawatir isinya akan tumpah. Desainnya memang sederhana, tetapi tetap terlihat bersih dan nyaman dipandang.

Saat pertama kali digunakan, teksturnya berupa gel bening yang tidak terlalu kental. Produk ini mudah diratakan ke seluruh telapak tangan dan cukup cepat mengering. Aku juga tidak perlu menunggu lama sampai tangan terasa nyaman kembali.

Hal yang paling aku perhatikan tentu saja adalah sensasi setelah pemakaian. Menurutku, Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer tidak meninggalkan rasa lengket di tangan. Setelah beberapa detik, tangan terasa lebih segar dan bersih. Memang di awal pemakaian masih tercium aroma alkohol, tetapi aromanya tidak terlalu menyengat dan akan cepat menghilang.

Selama menggunakan produk ini, aku cukup nyaman memakainya saat sedang mengajar, selesai berbelanja, atau setelah memegang benda-benda di tempat umum. Karena ukurannya praktis, aku jadi lebih sering membawa hand sanitizer ini ke mana pun pergi. Menurutku, kebiasaan sederhana seperti membersihkan tangan sebelum makan atau setelah menyentuh fasilitas umum tetap penting dilakukan.

Kalau ditanya apakah produk ini membuat tangan menjadi kering, menurutku masih dalam batas yang wajar. Seperti hand sanitizer berbahan dasar alkohol pada umumnya, penggunaan yang terlalu sering memang bisa membuat kulit terasa sedikit lebih kering. Karena itu, aku biasanya menggunakan hand cream setelahnya agar kelembapan kulit tetap terjaga.

Yang aku suka dari Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer adalah kemasannya yang praktis, cepat kering, tidak lengket, dan harganya cukup ramah di kantong. Menurutku, produk ini cocok untuk Sobat yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan hand sanitizer yang mudah dibawa ke mana saja.

Secara keseluruhan, aku cukup puas menggunakan Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer. Meskipun bukan produk dengan kemasan yang mewah, kualitasnya sudah cukup baik untuk membantu menjaga kebersihan tangan selama beraktivitas. Yang terpenting, produk ini nyaman digunakan sehingga membuatku tidak malas memakai hand sanitizer saat dibutuhkan.

Itulah pengalaman aku menggunakan Bagus Anti Bacterial Hand Sanitizer. Kalau Sobat sudah pernah mencoba produk ini, yuk berbagi pengalaman di kolom komentar. Menurut Sobat, apa yang paling disukai dari hand sanitizer ini?


Halo sobat

Siapa di sini yang masih suka malas pakai sunscreen karena lengket, berat, atau bikin wajah jadi abu-abu? Aku juga pernah ada di fase itu. Makanya setiap ada sunscreen lokal baru, rasanya selalu penasaran ingin mencoba.

Belakangan ini aku mencoba Shinzui Whitessential Serum Sunscreen SPF 35 PA+++. Dari namanya saja sudah menarik karena menggabungkan konsep serum dan sunscreen dalam satu produk. Jadi selain melindungi kulit dari paparan sinar matahari, produk ini juga diklaim membantu merawat kulit agar tampak lebih cerah.

Lalu, bagaimana pengalaman menggunakannya?

Kemasan

Shinzui Whitessential Serum Sunscreen hadir dalam kemasan tube berwarna putih dengan sentuhan warna pink dan emas yang terlihat sederhana tetapi tetap cantik. Ukurannya juga pas dimasukkan ke dalam pouch sehingga praktis dibawa saat bepergian.

Lubang aplikatornya tidak terlalu besar sehingga isi produk bisa keluar secukupnya dan tidak mudah tumpah.

Klaim Produk

Shinzui Whitessential Serum Sunscreen memiliki SPF 35 PA+++ yang dapat membantu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan kandungan brightening seperti niacinamide dan vitamin C yang membantu membuat kulit tampak lebih cerah sekaligus terasa lembap.

Tekstur dan Aroma

Sesuai namanya, teksturnya memang lebih menyerupai serum dibandingkan sunscreen pada umumnya. Teksturnya ringan, mudah diratakan, dan cepat menyerap ke kulit.

Saat pertama kali diaplikasikan ada sensasi segar yang membuat pemakaian terasa nyaman. Aromanya juga lembut dan tidak terlalu menyengat sehingga menurutku masih nyaman digunakan setiap hari.

Yang paling aku suka, sunscreen ini tidak meninggalkan white cast di wajah. Setelah beberapa menit, hasil akhirnya memberikan efek healthy glow yang membuat kulit terlihat lebih segar.

Pengalaman Menggunakan

Selama pemakaian, sunscreen ini terasa ringan di kulit dan tidak membuat wajah terasa sumuk. Produk juga nyaman digunakan sebelum makeup karena tidak mudah menggumpal atau pilling ketika ditimpa cushion maupun bedak.

Untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja di dalam ruangan, pergi ke kampus, atau sekadar keluar sebentar, menurutku SPF 35 PA+++ sudah cukup membantu memberikan perlindungan. Namun jika aktivitas lebih banyak di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama, tentu jangan lupa melakukan reapply setiap dua hingga tiga jam agar perlindungannya tetap optimal.

Aku juga merasa sunscreen ini memberikan kelembapan yang cukup sehingga kulit tidak terasa kering setelah digunakan.

Kelebihan

  • Tekstur ringan seperti serum.
  • Mudah diratakan.
  • Cepat menyerap.
  • Tidak meninggalkan white cast.
  • Nyaman digunakan sebelum makeup.
  • Memberikan hasil akhir glowing natural.
  • Harga cukup terjangkau.
  • Mudah ditemukan di minimarket maupun marketplace.

Kekurangan

Menurutku SPF 35 PA+++ lebih cocok digunakan untuk aktivitas harian. Kalau sering berada di bawah terik matahari dalam waktu lama, aku pribadi akan memilih sunscreen dengan SPF yang lebih tinggi.

Selain itu, pemilik kulit yang sangat berminyak mungkin perlu menggunakan bedak agar hasil akhirnya tidak terlihat terlalu dewy.

Kesimpulan

Overall, aku cukup suka dengan Shinzui Whitessential Serum Sunscreen SPF 35 PA+++. Buat kalian yang sedang mencari sunscreen lokal dengan tekstur ringan, nyaman dipakai setiap hari, tidak membuat wajah abu-abu, dan tetap terasa seperti memakai skincare, produk ini layak dicoba.

Yang paling membuatku jatuh hati adalah teksturnya yang ringan dan nyaman dipakai dari pagi sampai siang tanpa rasa lengket berlebihan. Harganya juga masih ramah di kantong sehingga cocok untuk pelajar, mahasiswa, maupun pekerja yang ingin rutin memakai sunscreen setiap hari.

Rating versi aku

⭐⭐⭐⭐☆ (4,5/5)

Karena sunscreen terbaik bukanlah yang paling mahal, melainkan yang nyaman dipakai sehingga kita semangat menggunakannya setiap hari. Bagaimanapun juga, menjaga kesehatan kulit selalu dimulai dari kebiasaan sederhana, yaitu tidak pernah melewatkan sunscreen.


Siapa di sini yang suka parfum dengan aroma manis tapi tetap terasa feminin? Beberapa waktu lalu aku mencoba Evangeline Vanilla Rose Eau de Parfum, salah satu varian dari Vanilla Series yang cukup ramai diperbincangkan. Sebagai pencinta parfum dengan karakter lembut dan nyaman dipakai sehari-hari, tentu aku penasaran apakah parfum ini benar-benar sesuai ekspektasi.

Setelah dipakai beberapa hari, akhirnya aku punya kesan yang ingin dibagikan.

Packaging

Botolnya menggunakan desain khas Evangeline dengan ukuran 50 ml yang praktis dibawa ke mana saja. Desainnya simpel, feminin, dan terlihat lebih elegan dibandingkan beberapa seri body mist mereka.

Botol kaca terasa cukup kokoh sehingga memberikan kesan parfum yang lebih premium meskipun harganya sangat ramah di kantong.

Aroma Pertama Kali Disemprot

First impression saat pertama kali disemprot, aku langsung mencium aroma rose yang cukup dominan. Namun, ini bukan tipe mawar yang tua atau terlalu tajam.

Beberapa detik kemudian mulai muncul sentuhan raspberry yang memberikan kesan juicy dan sedikit manis. Setelah beberapa menit, aroma vanilla mulai berkembang sehingga wanginya berubah menjadi lebih creamy, hangat, dan terasa nyaman.

Menurut informasi dari produsennya, komposisi aromanya terdiri dari:

  • Top Notes: Rose, Raspberry, Musk
  • Middle Notes: Amber, Lemon Blossom, Powder
  • Base Notes: Rose Wood dan Gourmand. Karakter keseluruhannya mengarah ke floral dengan nuansa manis dan hangat.

Wanginya Cocok untuk Siapa?

Menurutku parfum ini cocok untuk kamu yang:

  • suka aroma vanilla tetapi tidak terlalu seperti kue atau dessert
  • menyukai wangi floral yang lembut
  • ingin tampil feminin tanpa aroma yang berlebihan
  • mencari parfum harian untuk kuliah, kantor, atau hangout.

Aroma Vanilla Rose memberikan kesan perempuan yang lembut, rapi, dan anggun. Wanginya juga terasa cukup aman dipakai di berbagai suasana karena tidak terlalu menusuk.

Ketahanan

Di kulitku, ketahanannya sekitar 6–8 jam, sedangkan di pakaian aromanya masih bisa tercium lebih lama. Daya tahan ini cukup baik untuk parfum di kelas harganya, bahkan spesifikasi resmi menyebutkan ketahanan sekitar 7–8 jam. Tentu hasilnya bisa berbeda tergantung jenis kulit, cuaca, dan aktivitas masing-masing.

Kelebihan

❤️ Aroma vanilla dan mawar terasa seimbang.

❤️ Manis tetapi tidak membuat enek.

❤️ Cocok dipakai siang maupun malam.

❤️ Harga sangat terjangkau.

❤️ Packaging terlihat elegan.

Kekurangan

  • Untuk pencinta parfum dengan aroma yang sangat kuat, wanginya mungkin terasa cukup soft.
  • Di cuaca yang sangat panas, aroma manisnya bisa sedikit lebih cepat memudar dibandingkan di ruangan ber-AC.

Worth It?

Menurutku, Evangeline Vanilla Rose adalah salah satu parfum lokal yang layak dicoba kalau kamu sedang mencari parfum manis dengan sentuhan floral yang feminin.

Aku paling suka bagian dry down-nya karena vanilla dan amber mulai menyatu sehingga memberikan kesan hangat, lembut, dan sedikit powdery. Wanginya terasa nyaman dipakai berjam-jam tanpa membuat pusing.

Kalau harus memberi nilai:

Packaging: 9/10

Aroma: 9,5/10

Ketahanan: 8,5/10

Value for Money: 10/10

Overall: 9,2/10

Dengan harga yang relatif terjangkau, kualitas aromanya menurutku cukup memuaskan. Tidak heran jika varian Vanilla Rose menjadi salah satu favorit bagi pecinta parfum dengan karakter floral gourmand yang lembut dan romantis.


Mencari sunscreen yang nyaman dipakai setiap hari memang tidak mudah. Selain harus memiliki perlindungan UV yang tinggi, teksturnya juga harus ringan, tidak lengket, dan tidak mengganggu makeup. Salah satu produk lokal yang cukup sering muncul di media sosial adalah Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 50 PA++++.

Dengan harga yang sangat terjangkau, apakah sunscreen ini benar-benar layak dicoba? Berikut ulasan lengkapnya.

Klaim Produk

Hanasui Collagen Water Sunscreen menawarkan perlindungan SPF 50 PA++++ untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Produk ini juga mengandung Collagen Water, Sodium Hyaluronate (hyaluronic acid), Vitamin E, dan ekstrak Artemisia yang diklaim membantu menjaga kelembapan kulit. Formula sunscreen ini menggunakan kombinasi beberapa filter UV modern dan memiliki tekstur ringan berbasis air.

Kemasan

Kemasannya berbentuk tube berwarna putih dengan sentuhan biru muda yang terlihat sederhana namun tetap elegan. Ukurannya cukup praktis sehingga mudah dimasukkan ke dalam pouch atau tas ketika bepergian.

Tutup flip-top juga terasa kokoh sehingga tidak mudah terbuka saat dibawa.

Tekstur dan Aroma

Hal pertama yang saya sukai adalah teksturnya.

Sesuai namanya, tekstur sunscreen ini terasa watery dan ringan. Saat diaplikasikan ke wajah, produknya mudah diratakan dan cepat menyerap tanpa meninggalkan rasa berat.

Aromanya cukup lembut dan tidak terlalu menyengat sehingga masih nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Finish di Kulit

Finish yang diberikan cenderung dewy atau healthy glow.

Kulit terlihat lebih lembap dan segar tanpa white cast yang mengganggu. Sunscreen ini juga cukup nyaman dipakai sebagai base makeup karena tidak mudah menggumpal (pilling) pada banyak pengguna. Namun, bagi pemilik kulit yang sangat berminyak, hasil akhirnya mungkin terasa sedikit lebih mengilap dibandingkan sunscreen dengan hasil matte.

Kelebihan

  • SPF 50 PA++++ untuk perlindungan harian.
  • Tekstur ringan dan cepat meresap.
  • Tidak meninggalkan white cast.
  • Nyaman digunakan sebelum makeup.
  • Harga sangat ramah di kantong.
  • Memberikan efek kulit tampak lebih lembap.

Kekurangan

Tidak ada produk yang sempurna, begitu juga dengan sunscreen ini.

Beberapa pengguna dengan kulit berminyak melaporkan finish yang terasa cukup glossy, sementara sebagian kecil pengguna mengalami ketidakcocokan seperti munculnya jerawat atau produk terasa kurang menyerap. Respons tersebut dapat berbeda pada setiap jenis kulit.

Cocok untuk Siapa?

Menurut saya, sunscreen ini lebih cocok untuk:

  • Kulit normal.
  • Kulit normal cenderung kering.
  • Kulit kombinasi.
  • Pemula yang baru mulai rutin menggunakan sunscreen.
  • Pelajar atau mahasiswa yang mencari sunscreen berkualitas dengan harga terjangkau.

Jika kulitmu sangat berminyak dan menyukai hasil akhir matte, mungkin perlu mempertimbangkan pilihan sunscreen lain.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 50 PA++++ merupakan salah satu sunscreen lokal yang menawarkan nilai yang sangat baik di kelas harganya.

Teksturnya ringan, tidak menimbulkan white cast, nyaman digunakan setiap hari, dan memiliki perlindungan UV yang tinggi. Walaupun hasil akhirnya cenderung dewy sehingga mungkin kurang cocok bagi sebagian pemilik kulit sangat berminyak, performanya tetap layak dipertimbangkan untuk penggunaan harian.

Rating versi Sucijewels

⭐ Tekstur: 4.8/5
⭐ Kenyamanan: 4.7/5
⭐ Finish: 4.5/5
⭐ Value for Money: 5/5

Overall: 4.8/5

Kalau kamu sedang mencari sunscreen lokal dengan harga terjangkau namun tetap nyaman dipakai setiap hari, Hanasui Collagen Water Sunscreen SPF 50 PA++++ bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dicoba.

Postingan Populer

sobat-sobat

like me